Budidaya Ikan Mas Yang Menguntungkan
Apabila membicarakan mengenai tujuan orang beternak ikan, maka dapat dijumpai banyak sekali alasan mengapa orang ingin beternak ikan. Tujuan yang paling signifikan adalah tentu saja karena aspek keuntungan yang dapat diperoleh. Banyak sekali jenis ikan yang dapat dibudidayakan. Dalam
artikel ini saya ingin mendiskusikan mengenai budidaya ikan mas. Ikan mas merupakan salah satu jenis ikan yang mudah untuk diternakan dibandingkan ikan tawar maupun tambak yang lainnya. Media yang sekarang ini semakin populer digunakan adalah kolam terpal. Sebelum membahas mengenai cara budidaya ikan mas di kolam terpal, mari diskusikan terlebih dahulu mengenai manfaat teknik budidaya ikan mas pada media kolam terpal.
Efisiensi Tempat Budidaya Ikan Mas
Manfaat yang pertama yang anda dapatkan dalam teknik berternak ikan mas pada kolam terpal adalah cocok bagi siapa saja yang kekurangan tempat atau media air disekitar rumah maupun tempat tertentu. Memang banyak orang yang tertarik untuk melakukan budidaya ikan mas namun tidak memiliki lahan tanah yang cukup untuk budidaya ikan tersebut. Dengan memanfaatkan ide kolam terpal, anda dapat menghemat tempat tentunya dan juga mudah dilakukan.
Kestabilan Suhu Kolam Terpal
Manfaat yang kedua adalah mengenai kualitas suhu yang lebih stabil. Sudah banyak sekali peternak ikan yang merasakan manfaat beternak ikan mas dalam kaitannya dengan kestabilan suhu. Yang dimaksud stabil disini adalah mengenai bagaimana kolam terpal mampu mengatasi fluktuasi suhu kolam yang disebabkan oleh perubahan suhu dikarenakan perubahan musim juga.
Kualitas Ikan Mas Yang Lebih Segar
Manfaat berikutnya adalah mengenai ikan mas yang dipanen yang mana tidak berbau tanah. Hal ini dikarenakan ikan mas yang dipanen tidak akan terkena lumpur sama sekali. Para konsumen juga cenderung menyukai ikan mas yang tidak berbau tanah sama sekali. Bila dibandingkan dengan kolam tanah yang mana pasti dalam melakukan panen akan bermasalah dengan lumpur, kolam terpal tidak akan memiliki masalah tersebut tentunya.
Mudahnya Proses Panen Ikan Mas
Manfaat berikutnya adalah aspek kemudahan dalam melakukan panen. Banyak orang yang melakukan cara ternak ikan mas dengan media kolam terpal yang mendapatkan manfaat dari segi mudahnya mengolah kolam terpal tersebut. Dalam proses pengeringan juga dapat diketahui bahwa kolam terpal lebih cepat dan mudah untuk dikeringkan yang mana hanya perlu 2 jam saja dibandingkan kolam tanah yang memerlukan setidaknya 2 hingga 7 hari proses pengeringan.
Kecilnya Resiko Terkena Penyakit
Manfaat yang berikutnya adalah mengenai cara beternak ikan mas dalam kolam terpal adalah jarangnya ditemui hama penyakit yang dapat mengganggu proses pembesaran ikan mas. Hal ini disebabkan pada kolam tanah, sering sekali terjadi penumpukan kotoran ikan yang menyebabkan kualitas air menjadi buruk sehingga dapat mengganggu kesehatan ikan mas tersebut. Bila pada kolam terpal, anda dapat dengan mudah melakukan pembersihan sehingga kelangsungan hidup ikan mas menjadi lebih tinggi dibandingkan budidaya pada kolam tanah.
Cara Budidaya Ikan Mas di Kolam Terpal
Memang benar cara budidaya ikan mas di kolam terpal dapat digolongkan mudah. Akan tetapi anda harus tahu tips apa saja yang harus diperhatikan. Yang pertama tentu saja yang berkaitan dengan apa saja yang harus dipersiapkan. Pastikan untuk membeli terpal dengan ukuran yang sesuai kebutuhan anda. Pastikan juga bahan terpal yang digunakan memiliki kualitas terbaik sehingga dapat tahan lebih lama bila digunakan sebagai syarat utama kolam terpal.
Persiapan Peralatan
Yang kedua tentu saja peralatan pendukung lain yang diperlukan untuk membangun kolam terpal tersebut baik untuk pembibitan maupun pembenihan. Pastikan kedua proses tersebut dilakukan pada dua kolam terpal yang berbeda. Tips yang kedua adalah tentang bagaimana anda memperoleh bibit ikan mas. Ada dua cara dalam memperoleh bibit ikan mas. Yang pertama adalah dengan membeli bibit yang ada dipasaran dan yang kedua adalah dengan melakukan pembibitan dengan usaha sendiri. Apapun cara yang digunakan dalam mendapatkan bibit, pastikan benih yang anda gunakan memiliki kualitas yang paling bagus sehingga ketika panen nanti anda juga mendapatkan kualitas ikan mas yang lebih baik.
Perawatan Ikan Mas Kolam Terpal
Yang perlu diperhatikan berikutnya dalam cara budidaya ikan mas dikolam terpal adalah dengan memperhatikan cara melakukan perawatan. Yang menjadi masalah disini adalah mengenai bagaimana melakukan perawatan dalam membesarkan ikan mas yang anda punya. Pilihlah jenis makanan yang sesuai dengan kebutuhan ikan mas anda. Variasikan makanan yang anda sediakan pada ikan mas baik itu pakan alami maupun pakan pelet yang tersedia dipasaran. Pastikan anda memberi makan ikan mas yang anda ternakkan secara teratur guna menjamin kualitas perkembangan ikan mas tersebut menjadi semakin cepat dan berkualitas.
Kualitas Air Juga Menentukan
Hal berikutnya yang perlu diperhatikan dalam beternak ikan mas adalah pada aspek kesehatan ikan mas tersebut. Pastikan anda memeriksa kualitas air pada kolam terpal tersebut. Bila perlu, lakukan uji kandungan air pada kolam terpal ikan mas anda guna mengetahui ada zat berbahaya atau tidak yang terkandung di air tersebut. Banyak sekali masalah kesehatan ikan mas yang berkaitan dengan kondisi air kolam terpal tersebut. Yang harus anda perhatikan adalah mengenai kedisiplinan anda dalam menguras kolam terpal yang anda miliki. Jangan sampai endapan kotoran di kolam terpal tersebut menjadi semakin banyak yang mana dapat memperburuk kualitas air kolam terpal yang anda miliki. Bila perlu belilah alat penguras kolam guna membuat proses pengurasan menjadi lebih efisien.
Budidaya Udang Vaname Untung Berlipat
Kamis, 25 Mei 2017
Budidaya Udang Vaname Untung Berlipat
Budidaya Udang Vaname Untung Berlipat
Udang Vannamei
Litopenaeus Vannamei atau yang lebih dikenal dengan Udang Vannamei termasuk salah satu famili dari Penaeidae yang akhir-akhir ini menjadi banyak perbincangan dan diminati oleh banyak orang. Tubuh udang ini terbagi menjadi 3 bagian utama, yaitu kepala dan dada (Cephalothorax), badan (abdomen) serta ekor. Di samping itu, tubuhnya dilapisi oleh kerangka luar yang sangat keras. Spesies yang memiliki rostrum yang menyerupai lengan pada bagian ujung chepalothorax di atas mata dan antennule ini juga banyak memiliki keunggulan sehingga akan mempermudah dalam usaha budidayanya, misalnya tahan terhadap penyakit, memiliki proses pertumbuhan yang cepat, jangka waktu pemeliharaan yang pendek yaitu antara 90 sampai 100 hari, hemat dalam pemberian pakan serta tingkat bertahan hidup yang cukup tinggi.
Udang Vannamei
Gambar Udang Vannamei
Perawatan Induk
Selama proses perawatan induk, seseorang harus memperhatikan beberapa hal seperti suhu, pH, kedalaman air, dan oksigen yang masuk ke dalamnya. Kemudian, dalam pemilihannya perlu diperhatikan beberapa hal, antara lain induk memiliki gerakan yang sangat lincah dan warna tubuh yang jernih, semua organ tubuh lengkap, serta bentuk tubuh yang ramping dan memanjang. Kolam perawatan yang digunakan juga telah dipersiapkan secara baik dengan memberikan pupuk urea dan TPS setiap satu minggu sekali yang akan membantu pertumbuhan plankto sebagai pakan alami untuk udang tersebut. Di samping itu juga diberikan urea serta fermentasi probiotik agar dapat menjaga keseimbangan plangton dalam kolam tersebut. Dalam proses pemeliharaan seperti ini, keadaan suhu harus dijaga agar tetap dalam suhu normal antara 280 – 300 C karena jika suhu terlalu tinggi maka akan terjadi reaksi kimia yang meningkatkan pH dan NH3.
Perkawinan Induk
Dalam proses perkawinan induk, harus dilakukan dengan jumlah perbandingan yang seimbang sehingga benih yang dihasilkan akan menjadi maksimal. Induk yang telah dalam usia siap meminjah harus dipindahkan ke dalamkolam peminjahan setelah dilakukan penyortiran induk terbaik. Di samping itu, ukuran kolam juga harus diperhatikan sehingga akan efektif terhadap proses peminjahan ini. Dalam proses ini juga perlu diperhatikan untuk masalah pengisian air dalam kolam yaitu dengan memasang filter untuk kemudian menyaring telur yang kemudian akan dipindahkan untuk proses penetasan. Kemudian, untuk membantu pemberantasan hama, kolam sebaiknya diberi saponin 10-12 ppm di mana tambak akan dibiarkan selama beberapa hari sebelum digunakan agar reaksinya hilang terlebih dahulu.
Penetesan
Kolam penetasan dan pemeliharaan dapat segera dipersiapkan untuk menampung telur telur yang dihasilkan. Ketika udang udang tersebut telah menetas, induk harus dipisahkan dari telur untuk selanjutkan dipersiapkan untuk proses perkawinan selanjutnya. Benih-benih yang telah melewati proses penetasan tersebut harus menunggu 120 hari untuk siap panen dimana berat per ekornya telah mencapau 10 – 20 g/ekor.
Pemanenan
Sebelum proses pemanenan dilakukan, dalam pemberian pakan harus diperhatikan secara merata agar tidak terjadi persaingan. Kemudian, frekuensi pemberian pakan tersebut cukup diberikan 2-3 kali dalam sehari karena persediaan pakan alami dalam kolam sudah sangat membantu mereka. Ketika masa paneh tiba, anda dapat memanennya kapan saja, tetapi akan lebih baik jika dilakukan matahari untuk menghindari kontak langsung dengan sinar matahari dan menghindari pergantian kulit dari udah tersebut akibat stres yang nantinya akan berdampak pada penurunan harga jual dari udang. Dalam proses pemanenan ini, terdapat dua cara yang bisa dilakukan, yaitu proses pemanenan sebagian dan keseluruhan dimana proses pemanenan sebagian diperuntukkan untuk pengambilan udang besar.
Udang Vannamei
Litopenaeus Vannamei atau yang lebih dikenal dengan Udang Vannamei termasuk salah satu famili dari Penaeidae yang akhir-akhir ini menjadi banyak perbincangan dan diminati oleh banyak orang. Tubuh udang ini terbagi menjadi 3 bagian utama, yaitu kepala dan dada (Cephalothorax), badan (abdomen) serta ekor. Di samping itu, tubuhnya dilapisi oleh kerangka luar yang sangat keras. Spesies yang memiliki rostrum yang menyerupai lengan pada bagian ujung chepalothorax di atas mata dan antennule ini juga banyak memiliki keunggulan sehingga akan mempermudah dalam usaha budidayanya, misalnya tahan terhadap penyakit, memiliki proses pertumbuhan yang cepat, jangka waktu pemeliharaan yang pendek yaitu antara 90 sampai 100 hari, hemat dalam pemberian pakan serta tingkat bertahan hidup yang cukup tinggi.
Udang Vannamei
Gambar Udang Vannamei
Perawatan Induk
Selama proses perawatan induk, seseorang harus memperhatikan beberapa hal seperti suhu, pH, kedalaman air, dan oksigen yang masuk ke dalamnya. Kemudian, dalam pemilihannya perlu diperhatikan beberapa hal, antara lain induk memiliki gerakan yang sangat lincah dan warna tubuh yang jernih, semua organ tubuh lengkap, serta bentuk tubuh yang ramping dan memanjang. Kolam perawatan yang digunakan juga telah dipersiapkan secara baik dengan memberikan pupuk urea dan TPS setiap satu minggu sekali yang akan membantu pertumbuhan plankto sebagai pakan alami untuk udang tersebut. Di samping itu juga diberikan urea serta fermentasi probiotik agar dapat menjaga keseimbangan plangton dalam kolam tersebut. Dalam proses pemeliharaan seperti ini, keadaan suhu harus dijaga agar tetap dalam suhu normal antara 280 – 300 C karena jika suhu terlalu tinggi maka akan terjadi reaksi kimia yang meningkatkan pH dan NH3.
Perkawinan Induk
Dalam proses perkawinan induk, harus dilakukan dengan jumlah perbandingan yang seimbang sehingga benih yang dihasilkan akan menjadi maksimal. Induk yang telah dalam usia siap meminjah harus dipindahkan ke dalamkolam peminjahan setelah dilakukan penyortiran induk terbaik. Di samping itu, ukuran kolam juga harus diperhatikan sehingga akan efektif terhadap proses peminjahan ini. Dalam proses ini juga perlu diperhatikan untuk masalah pengisian air dalam kolam yaitu dengan memasang filter untuk kemudian menyaring telur yang kemudian akan dipindahkan untuk proses penetasan. Kemudian, untuk membantu pemberantasan hama, kolam sebaiknya diberi saponin 10-12 ppm di mana tambak akan dibiarkan selama beberapa hari sebelum digunakan agar reaksinya hilang terlebih dahulu.
Penetesan
Kolam penetasan dan pemeliharaan dapat segera dipersiapkan untuk menampung telur telur yang dihasilkan. Ketika udang udang tersebut telah menetas, induk harus dipisahkan dari telur untuk selanjutkan dipersiapkan untuk proses perkawinan selanjutnya. Benih-benih yang telah melewati proses penetasan tersebut harus menunggu 120 hari untuk siap panen dimana berat per ekornya telah mencapau 10 – 20 g/ekor.
Pemanenan
Sebelum proses pemanenan dilakukan, dalam pemberian pakan harus diperhatikan secara merata agar tidak terjadi persaingan. Kemudian, frekuensi pemberian pakan tersebut cukup diberikan 2-3 kali dalam sehari karena persediaan pakan alami dalam kolam sudah sangat membantu mereka. Ketika masa paneh tiba, anda dapat memanennya kapan saja, tetapi akan lebih baik jika dilakukan matahari untuk menghindari kontak langsung dengan sinar matahari dan menghindari pergantian kulit dari udah tersebut akibat stres yang nantinya akan berdampak pada penurunan harga jual dari udang. Dalam proses pemanenan ini, terdapat dua cara yang bisa dilakukan, yaitu proses pemanenan sebagian dan keseluruhan dimana proses pemanenan sebagian diperuntukkan untuk pengambilan udang besar.
Langganan:
Postingan (Atom)

